oleh : Abu Ubaidillah
>
>
> Manusia hidup di dunia ini pasti mendapatkan berbagai kesulitan. Ini
> adalah ketetapan dari Allah SWT. Dia telah berfirman: “Sesungguhnya Kami
> telah menciptakan manusia berada dalam susah payah “ ( QS.Al-Balad:4 )
>
>
> Akan tetapi, kita harus ingat bahwa Allah adalah Dzat Yang Maha
> Bijaksana, menetapkan segala sesuatu dengan hikmah yang sangat agung.
> Oleh karena itulah, Allah juga membekali manusia dengan berbagai sarana
> dan kemampuan untuk bisa menghadapi kesulitan tersebut.
>
>
> HIDUP ADALAH UJIAN
>
> Ketetapan Allah ini menunjukkan bahwa kehidupan adalah ujian bagi
> manusia. Dengan adanya berbagai kesulitan ini, manusia akan
> terklasifikasi berdasarkan sikap mereka dalam menghadapinya dan akibat
> dari sikap tersebut. DI antara mereka ada yang mendapatkan kecintaan
> Allah, sedangkan yang lain mendapatkan kemurkaan-Nya.
>
>
> Allah SWT berfirman: “ Yang menjadikan kematian dan kehidupan, supaya
> Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia
> Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”. ( QS.al-Mulk:2 )
>
>
> SIKAP MANUSIA
>
> Dalam ujian hidup ini, setiap manusia pasti memiliki harapan untuk
> mendapatkan manfaat atau menolah bahaya. Akan tetapi dalam mewujudkan
> harapan ini manusia memiliki sikap dan jalan yang berbeda-beda, sesuai
> dengan keyakinan dan akidah mereka. Disinilah kita harus memperhatikan
> apakah sikap kita berdasarkan akidah yang benar atau yang keliru? Jika
> berdasarkan akidah yang benar, maka benarlah sikap kita dan jalan yang
> kita tempuh. Jika sebaliknya, bersegeralah mencari jalan kebenaran itu.
>
>
> Secara global, manusia terbagi dalam tiga kelompok:
>
>
> Pertama:Orang yang meyakini bahwa manusia tidak memiliki usaha. Dia
> menganggap bahwa manusia hanyalah bagaikan kapas tertiup angin, tidak
> memiliki kehendak dan usaha. Orang ini bermalas-malasan dalam berusaha
> menggapai maslahat ( kebaikan ) dan menolak bahaya. Sikap ini jelas
> bertentangan dengan firman Allah SWT: “ Sesungguhnya Allah tidak
> mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan diri mereka
> sendiri”. ( QS.ar-Rad:11 )
>
>
> Kedua:Orang yang bersandar penuh kepada usaha dan kemampuan dirinya. Dia
> menyangka bahwa datangnya kebaikan dan tertolaknya bahaya tergantung
> mutlak kepada usaha yang dilakukannya. Orang seperti ini berarti telah
> meniadakan kemampuan Allah dalam menetapkan takdir. Alangkah sombongnya
> orang semacam ini, padahal jika Allah menimpakan bencana kepadanya, dia
> tidak akan bisa mengelak.
>
>
> Ketiga:Orang yang berada dipertengahan antara dua golongan diatas. Dia
> meyakini bahwa manusia memiliki kehendak dan kemampuan untuk berusaha
> mendatangkan manfaat dan menolak bahaya, bersamaan dengan ini dia
> menyadari bahwa usaha yang dilakukannya tetap bergantung kepada kehendak
> Allah. Dengan demikian, dalam melakukan usahanya, dia senantiasa
> bergantung kepada Allah. Jika usaha yang dilakukannya berhasil, dia akan
> memuji Allah. Jika gagal, dia akan berintrospeksi diri dan tidak merasa
> putus asa. Ini sangat sesuai dengan firman Allah SWT:” Sesungguhnya
> ( ayat-ayat ) ini adalah suatu peringatan, maka barangsiapa menghendaki
> ( kebaikan bagi dirinya ) niscaya dia mengambil jalan kepada Rabbnya.
> Dan kamu tidak mampu ( menempuh jalan itu ), kecuali bila Allah
> menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha
> Bijaksana” ( QS.al-Insaan:29-30 )
>
>
> PERHATIKAN USAHAMU!!!
>
> Setelah kita memahami sikap yang benar dalam menghadapi kehidupan, yaitu
> berusaha mendapatkan kebaikan dan menolak bahaya dengan tetap bergantung
> dan menyandarkan hasilnya hanya kepada Allah, maka ada satu hal lain
> yang harus kita pahami dan perhatikan. Hendaknya, usaha yang kita
> lakukan benar-benar sesuai dengan kecintaan dan keridhaan Allah. Dengan
> kata lain, usaha kita tidak bertentangan dengan syariat Allah. Tentunya
> cita-cita tertinggi seorang muslim adalah menggapai kecintaan dan
> keridhaan Allah.
>
>
> Untuk itulah, jangan sampai usaha kita tercampur dengan kesyirikan,
> kebid'ahan ( perkara baru dalam agama ), atau kemaksiatan kepada Allah
> SWT dan Rasul-Nya.
>
>
> Barangkali dengan contoh akan lebih mudah bagi kita untuk memahaminya.
> Seorang pedagang, misalnya, agar dagangannya laris dia membuat jimat-
> jimat penglaris. Sama halnya dengan seorang mujahid yang berperang
> membela agama, tetapi dia menggunakan ilmu kekebalan, misalnya. Usaha
> ini adalah usaha yang bercampur dengan kesyirikan.
>
>
> Contoh lain, seorang ahli ibadah ingin mendapatkan pahala yang banyak
> dari Allah, tetapi dia melakukan berbagai bentuk ibadah baru yang tidak
> pernah disyari'atkan oleh Rasulullah saw. Ini merupakan usaha yang
> bercampur dengan kebid'ahan.
>
>
> Contoh berikutnya, seorang pedagang menjual barang dagangannya dengan
> berdusta dan mentupi cela barangnya, maka ini adalah usaha yang
> bercampur dengan kemaksiatan.
>
>
> Akhirnya, kita senantiasa memohon kepada Allah agar melapangkan hati
> kita untuk menerima kebenaran dan mengikutinya. Wallahul Muwaffiq.
>
>
> Sumber : Majalah Nikah Vol.7, No.12, Maret-April 2009, Rubrik: Landasan
> Utama, hal.34-35
>
Ayo Gabung GRATIIISSSS
Tampilkan postingan dengan label muhammad saw. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muhammad saw. Tampilkan semua postingan
Minggu, 04 Oktober 2009
Jumat, 19 Juni 2009
Misteri Ka’bah dan Hajar Aswad
Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah. Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, di berkata : “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada asalan tersembunyi dibalik penghapusan website.tersebut.Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.
Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.
Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda, “Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam. ( Jami al-Tirmidzi al-Hajj (877)
Asal dan Sejarah Hajar Aswad
Sebuah batu bundar yang berwarna hitam dan berlubang, terletak di sudut timur Kaabah atau sebelah kiri Multazam (antara Hajar Aswad dan pintu Kaabah), tingginya sekitar 150 sentimeter, di atas tanah.
Batu ini mempunyai lingkaran sekitar 30 sentimeter dan garis tengah 10 sentimeter, lebih besar daripada lingkaran muka seseorang. Kerana itu, seseorang yang ingin mencium batu ini harus memasukkan mukanya ke dalam lubang itu. Kepala yang besar pun dapat dimasukkan ke dalam lubang batu hitam ini. Bahagian luar batu hitam ini diikat dengan pita perak yang berkilat.
Menurut banyak riwayat, antara lain daripada Abdullah bin Umar bin Khattab, Hajar Aswad berasal dari syurga. Riwayat oleh Sa’id bin Jubair r.a daripada Ibnu Abbas daripada Ubay bin Ka’b r.a, menerangkan bahawa Hajar Aswad dibawa turun oleh malaikat dari langit ke dunia. Abdullah bin Abbas juga meriwayatkan bahawa Hajar Aswad ialah batu yang berasal dari syurga, tidak ada sesuatu selain batu itu yang diturunkan dari syurga ke dunia ini.
Riwayat-riwayat di atas disebutkan oleh Abu al-Walid Muhammad bin Abdullah bin Ahmad al-Azraki (M.224 H/837 M), seorang ahli sejarah dan penulis pertama sejarah Mekah.Tidak ditemukan informasi yang jelas tentang siapa yang meletakkan Hajar Aswad itu pertama kali di tempatnya di Kaabah; apakah malaikat ataukah Nabi Adam a.s.
Pada mulanya Hajar Aswad tidak berwarna hitam, melainkan berwarna putih bagaikan susu dan berkilat memancarkan sinar yang cemerlang.Abdullah bin Amr bin As r.a (7 SH-65 H) menerangkan bahawa perubahan warna Hajar Aswad daripada putih menjadi hitam disebabkan sentuhan orang-orang musyrik. Hal yang sama diungkapkan pula oleh Zubair bin Qais (M. 76 H/65 M).
Dikatakannya bahawa sesungguhnya Hajar Aswad adalah salah satu batu dunia yang berasal dari syurga yang dahulunya berwarna putih berkilauan, lalu berubah menjadi hitam kerana perbuatan keji dan kotor yang dilakukan oleh orang-orang musyrik.
Namun, kelak batu ini akan berwarna putih kembali seperti sedia kala. Menurut riwayat Ibnu Abbas dan Abdullah bin Amr bin As, dahulu Hajar Aswad tidak hanya berwarna putih tetapi juga memancarkan sinar yang berkilauan. Sekiranya Allah s.w.t tidak memadamkan kilauannya, tidak seorang manusia pun yang sanggup mamandangnya.
Pada tahun 606 M, ketika Nabi Muhammad s.a.w berusia 35 tahun, Kaabah mengalami kebakaran besar sehingga perlu dibina kembali oleh Nabi Muhammad s.a.w dan kabilah-kabilah terdapat di Mekah ketika itu. Ketika pembangunan semula itu selesai, dan Hajar Aswad hendak diletakkan kembali ke tempatnya, terjadilah perselisihan di antara kabilah-kabilah itu tentang siapa yang paling berhak untuk meletakkan batu itu di tempatnya.
Melihat keadaan ini, Abu Umayyah bin Mugirah dari suku Makzum, sebagai orang yang tertua, mengajukan usul bahawa yang berhak untuk meletakkan Hajar Aswad di tempatnya adalah orang yang pertama sekali memasuki pintu Safa keesokan harinya.
Ternyata orang itu adalah Muhammad yang ketika itu belum menjadi rasul. Dengan demikian, dialah yang paling berhak untuk meletakkan Hajar Aswad itu di tempatnya. Akan tetapi dengan keadilan dan kebijaksanaannya, Muhammad tidak langsung mengangkat Hajar Aswad itu. Baginda melepaskan serbannya dan menghamparkannya di tengah-tengah anggota kabilah yang ada.
Hajar Aswad lalu diletakkannya di tengah-tengah serban itu. Baginda kemudian meminta para ketua kabilah untuk memegang seluruh tepi serban dan secara bersama-sama mengangkat serban sampai ke tempat yang dekat dengan tempat diletakkannya Hajar Aswad. Muhammad sendiri memegang batu itu lalu meletakkannya di tempatnya. Tindakan Muhammad ini mendapat penilaian dan penghormatan yang besar dari kalangan ketua kabilah yang berselisih faham ketika itu.
Awalnya, Hajar Aswad tidak dihiasi dengan lingkaran pita perak di sekelilingnya. Lingkaran itu dibuat pada masa-masa berikutnya. Menurut Abu al-Walid Ahmad bin Muhammad al-Azraki (M. 203 H), seorang ahli sejarah kelahiran Mekah, Abdullah bin Zubair adalah orang pertama yang memasang lingkaran pita perak di sekeliling Hajar Aswad, setelah terjadi kebakaran pada Kaabah.
Pemasangan pita perak itu dilakukan agar Hajar Aswad tetap utuh dan tidak mudah pecah. Pemasangan pita perak berikutnya dilakukan pada 189 H, ketika Sultan Harun ar-Rasyid, Khalifah Uthmaniah (memerintah tahun 786-809 M), melakukan umrah di Masjidil Haram. Ia memerintahkan Ibnu at-Tahnan, seorang pengukir perak terkenal ketika itu, untuk menyempurnakan lingkaran pita perak di sekeliling Hajar Aswad dan membuatnya lebih berkilat dan berkilau.
Usaha berikutnya dilakukan oleh Sultan Abdul Majid, Khalifah Uthmaniah (1225-1277 H/1839-1861 M). Pada tahun 1268 H, baginda menghadiahkan sebuah lingkaran emas untuk dililitkan pada Hajar Aswad, sebagai pengganti lingkaran pita perak yang telah hilang. Lingkaran emas itu kemudian diganti semula dengan lingkaran perak oleh Sultan Abdul Aziz, Khalifah Uthmaniah (1861-1876 M).
Pada 1331 H, atas perintah Sultan Muhammad Rasyad (Muhammad V, memerintah pada tahun 1909-1918), lingkaran pita perak itu diganti dengan lingkaran pita perak yang baru. Untuk menjaga dan mengekalkan keutuhannya, Hajar Aswad sering dililit dan dilingkari dengan lingkaran pita perak.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.
Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda, “Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam. ( Jami al-Tirmidzi al-Hajj (877)
Asal dan Sejarah Hajar Aswad
Sebuah batu bundar yang berwarna hitam dan berlubang, terletak di sudut timur Kaabah atau sebelah kiri Multazam (antara Hajar Aswad dan pintu Kaabah), tingginya sekitar 150 sentimeter, di atas tanah.
Batu ini mempunyai lingkaran sekitar 30 sentimeter dan garis tengah 10 sentimeter, lebih besar daripada lingkaran muka seseorang. Kerana itu, seseorang yang ingin mencium batu ini harus memasukkan mukanya ke dalam lubang itu. Kepala yang besar pun dapat dimasukkan ke dalam lubang batu hitam ini. Bahagian luar batu hitam ini diikat dengan pita perak yang berkilat.
Menurut banyak riwayat, antara lain daripada Abdullah bin Umar bin Khattab, Hajar Aswad berasal dari syurga. Riwayat oleh Sa’id bin Jubair r.a daripada Ibnu Abbas daripada Ubay bin Ka’b r.a, menerangkan bahawa Hajar Aswad dibawa turun oleh malaikat dari langit ke dunia. Abdullah bin Abbas juga meriwayatkan bahawa Hajar Aswad ialah batu yang berasal dari syurga, tidak ada sesuatu selain batu itu yang diturunkan dari syurga ke dunia ini.
Riwayat-riwayat di atas disebutkan oleh Abu al-Walid Muhammad bin Abdullah bin Ahmad al-Azraki (M.224 H/837 M), seorang ahli sejarah dan penulis pertama sejarah Mekah.Tidak ditemukan informasi yang jelas tentang siapa yang meletakkan Hajar Aswad itu pertama kali di tempatnya di Kaabah; apakah malaikat ataukah Nabi Adam a.s.
Pada mulanya Hajar Aswad tidak berwarna hitam, melainkan berwarna putih bagaikan susu dan berkilat memancarkan sinar yang cemerlang.Abdullah bin Amr bin As r.a (7 SH-65 H) menerangkan bahawa perubahan warna Hajar Aswad daripada putih menjadi hitam disebabkan sentuhan orang-orang musyrik. Hal yang sama diungkapkan pula oleh Zubair bin Qais (M. 76 H/65 M).
Dikatakannya bahawa sesungguhnya Hajar Aswad adalah salah satu batu dunia yang berasal dari syurga yang dahulunya berwarna putih berkilauan, lalu berubah menjadi hitam kerana perbuatan keji dan kotor yang dilakukan oleh orang-orang musyrik.
Namun, kelak batu ini akan berwarna putih kembali seperti sedia kala. Menurut riwayat Ibnu Abbas dan Abdullah bin Amr bin As, dahulu Hajar Aswad tidak hanya berwarna putih tetapi juga memancarkan sinar yang berkilauan. Sekiranya Allah s.w.t tidak memadamkan kilauannya, tidak seorang manusia pun yang sanggup mamandangnya.
Pada tahun 606 M, ketika Nabi Muhammad s.a.w berusia 35 tahun, Kaabah mengalami kebakaran besar sehingga perlu dibina kembali oleh Nabi Muhammad s.a.w dan kabilah-kabilah terdapat di Mekah ketika itu. Ketika pembangunan semula itu selesai, dan Hajar Aswad hendak diletakkan kembali ke tempatnya, terjadilah perselisihan di antara kabilah-kabilah itu tentang siapa yang paling berhak untuk meletakkan batu itu di tempatnya.
Melihat keadaan ini, Abu Umayyah bin Mugirah dari suku Makzum, sebagai orang yang tertua, mengajukan usul bahawa yang berhak untuk meletakkan Hajar Aswad di tempatnya adalah orang yang pertama sekali memasuki pintu Safa keesokan harinya.
Ternyata orang itu adalah Muhammad yang ketika itu belum menjadi rasul. Dengan demikian, dialah yang paling berhak untuk meletakkan Hajar Aswad itu di tempatnya. Akan tetapi dengan keadilan dan kebijaksanaannya, Muhammad tidak langsung mengangkat Hajar Aswad itu. Baginda melepaskan serbannya dan menghamparkannya di tengah-tengah anggota kabilah yang ada.
Hajar Aswad lalu diletakkannya di tengah-tengah serban itu. Baginda kemudian meminta para ketua kabilah untuk memegang seluruh tepi serban dan secara bersama-sama mengangkat serban sampai ke tempat yang dekat dengan tempat diletakkannya Hajar Aswad. Muhammad sendiri memegang batu itu lalu meletakkannya di tempatnya. Tindakan Muhammad ini mendapat penilaian dan penghormatan yang besar dari kalangan ketua kabilah yang berselisih faham ketika itu.
Awalnya, Hajar Aswad tidak dihiasi dengan lingkaran pita perak di sekelilingnya. Lingkaran itu dibuat pada masa-masa berikutnya. Menurut Abu al-Walid Ahmad bin Muhammad al-Azraki (M. 203 H), seorang ahli sejarah kelahiran Mekah, Abdullah bin Zubair adalah orang pertama yang memasang lingkaran pita perak di sekeliling Hajar Aswad, setelah terjadi kebakaran pada Kaabah.
Pemasangan pita perak itu dilakukan agar Hajar Aswad tetap utuh dan tidak mudah pecah. Pemasangan pita perak berikutnya dilakukan pada 189 H, ketika Sultan Harun ar-Rasyid, Khalifah Uthmaniah (memerintah tahun 786-809 M), melakukan umrah di Masjidil Haram. Ia memerintahkan Ibnu at-Tahnan, seorang pengukir perak terkenal ketika itu, untuk menyempurnakan lingkaran pita perak di sekeliling Hajar Aswad dan membuatnya lebih berkilat dan berkilau.
Usaha berikutnya dilakukan oleh Sultan Abdul Majid, Khalifah Uthmaniah (1225-1277 H/1839-1861 M). Pada tahun 1268 H, baginda menghadiahkan sebuah lingkaran emas untuk dililitkan pada Hajar Aswad, sebagai pengganti lingkaran pita perak yang telah hilang. Lingkaran emas itu kemudian diganti semula dengan lingkaran perak oleh Sultan Abdul Aziz, Khalifah Uthmaniah (1861-1876 M).
Pada 1331 H, atas perintah Sultan Muhammad Rasyad (Muhammad V, memerintah pada tahun 1909-1918), lingkaran pita perak itu diganti dengan lingkaran pita perak yang baru. Untuk menjaga dan mengekalkan keutuhannya, Hajar Aswad sering dililit dan dilingkari dengan lingkaran pita perak.
Label:
Al-Quran,
Allah,
arab,
hajar aswad,
kebesaran Allah,
kisah nyata,
mekah,
misteri,
muhammad saw,
Nabi
Minggu, 22 Maret 2009
Bertaubatlah Yahudi ! Ini Janji ALLAH !

Download Bermacam-macam Ebook
dan Software Gratis disini
dan Software Gratis disini
Janji Pertama:
"Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab
itu: "Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua
kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang
besar".
"Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama
dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami
yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di
kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana." (QS 17:
4-5)
Janji Pertama Allah sudah terlaksana dan si Penghukum
Sadis ini sudah menyiksa kaum Yahudi, bahkan bukan hanya di kampung
halaman mereka sendiri, tapi hingga ke seluruh pelosok dunia. Mau
lihat siapa orangnya?
Spoiler for Penghukum Sadis:
Adolf Hitler
Janji Kedua:
"Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan
mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak
dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar." (QS. 17: 6)
Janji inipun sudah terlaksana. Karena tak berapa lama
setelah si Penghukum Sadis ini berhasil mereka kalahkan, bangsa Israel
pun akhirnya diizinkan oleh Tuhan untuk menang dan bangkit. Dan
setelah hampir dua setengah milenium bangsa Israel tidak memiliki
negara dan hidup luntang-lantung, kini bangsa Israel sudah memiliki
negara, kekuatan, harta, dan pendukung dari kalangan Jewish-Christian
dan Jewish-Moslem.
Spoiler for Berdiri:
Setelah kehancuran Nazi, David Ben Gurion memproklamirkan
berdirinya negara Israel pada 14 Mei 1948
Di samping itu, saat ini kaum Zionis (baik keturunan
biologis Israel maupun bukan) telah menguasai hampir seluruh aspek
kehidupan manusia di seluruh dunia, dari penguasaan mereka terhadap
media, perbankan dan keuangan, militer, perdagangan, teknologi dan
lain sebagainya.
Saat Ini Adalah Kesempatan Terakhir Israel Untuk Bertaubat:
"Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi
dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi
dirimu sendiri" (QS. 17:7)
Saat ini adalah momen dan kesempatan yang Allah berikan
kepada bangsa Israel untuk bertaubat dan kembali ke Jalan Tuhan.
Pilihan itu sudah Allah Swt berikan. Seandainya dengan kekuatan dan
kekuasaan yang Allah berikan saat ini kepada mereka itu digunakan
untuk berbuat kebaikan kepada sesama manusia, maka mereka sendirilah
yang akan menikmati hasil kebaikannya. Namun jika karunia itu mereka
salahgunakan dengan–sekali lagi–membuat kerusakan di muka bumi, maka
Janji Allah yang kedua pasti akan terlaksana. D salam Al-Qur'an Allah
sudah mengisyaratkan bahwa bangsa ini tidak akan berbuat kebaikan, dan
bahkan sebaliknya mereka akan semakin menyombongkan diri dan membuat
kerusakan di muka bumi sehingga pada akhirnya akan terlaksanalah janji
Allah Swt yang kedua.
Akan Terlaksananya Janji Allah Yang Kedua Sebentar Lagi:
"Apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua,
(Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan
mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya
pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja
yang mereka kuasai." (QS. 17:7)
Apabila sudah matang/genapnya kejahatan Israel yang kedua
dengan membuat berbagai kerusakan di muka bumi ini, maka Allah Swt
berjanji akan membangkit suatu bangsa yang pada masa lalu, juga pernah
mengalahkan dan memperbudak bangsa Israel, yaitu bangsa Persia. Jadi
jangan heran kalau saat ini Israel sudah kebakaran jenggot dengan
kemajuan bangsa Iran!
Iran Adalah Satu-satunya Negara Islam Yang Bikin Nyali
Israel Kecut!
Spoiler for Iran:
Rahbar sedang Menginspeksi Batalyon Teladan Asyura dan Az-Zahra
"Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang
dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti
suatu bangunan yang tersusun kokoh." (QS. 61:4)
"Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang."
(QS. 37:173)
Batalyon Zahra
Melihat dari nubuat-nubuat yang ada, sangat mungkin
beberapa tahun lagi (barangkali sekitar 3 tahun lagi–atau sekitar
tahun 2012 atau mungkin juga lebih cepat. Wallahu'alam) akan terjadi
perang terbuka antara Iran dan Israel bersama sekutunya. Dan selama
masa-masa ini, berbagai fitnah akan terjadi di berbagai pelosok dunia,
karena masa penderitaan bagi umat Muslim sedang berjalan. Marilah kita
seluruh umat Islam, perbanyaklah solat, berzikir, berdoa, bertawasul,
dan pegang erat-eratlah Al-Qur'an kalau tidak mau binasa.
darsono
EBOOK GRATIS SOFTWARE GRATIS FREE EBOOK FREE SOFTWARE
CARA MEMBUAT WEBSITE DENGAN FRONTPAGE BISNIS ONLINE
BISNIS INTERNET
Jumat, 13 Maret 2009
10 Pintu Setan dalam Menyesatkan Manusia
EBOOK DAN SOFTWARE GRATIS DISINI
Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal, STSaudaraku, ketahuilah bahwa hati adalah ibarat sebuah benteng. Setansebagai musuh kita selalu ingin memasuki benteng tersebut. Setansenantiasa ingin memiliki dan menguasai benteng itu. Tidak mungkinbenteng tersebut bisa terjaga selain adanya penjagaan yang ketat padapintu-pintunya. Pintu-pintu tersebut tidak bisa terjaga kecuali jikaseseorang mengetahui pintu-pintu tadi. Setan tidak bisa terusir daripintu tersebut kecuali jika seseorang mengetahui cara setanmemasukinya. Cara setan untuk masuk dan apa saja pintu-pintu tadiadalah sifat seorang hamba dan jumlahnya amatlah banyak. Pada saat inikami akan menunjukkan pintu-pintu tersebut yang merupakan pintuterbesar yang setan biasa memasukinya. Semoga Allah memberikan kitapemahaman dalam permasalah ini.Pintu pertama:Ini adalah pintu terbesar yang akan dimasuki setan yaitu hasad(dengki) dan tamak. Jika seseorang begitu tamak pada sesuatu,ketamakan tersebut akan membutakan, membuat tuli dan menggelapkancahaya kebenaran, sehingga orang seperti ini tidak lagi mengenal jalanmasuknya setan. Begitu pula jika seseorang memiliki sifat hasad, setanakan menghias-hiasi sesuatu seolah-olah menjadi baik sehingga disukaioleh syahwat padahal hal tersebut adalah sesuatu yang mungkar.Pintu kedua:Ini juga adalah pintu terbesar yaitu marah. Ketahuilah, marah dapatmerusak akal. Jika akal lemah, pada saat ini tentara setan akanmelakukan serangan dan mereka akan menertawakan manusia. Jika kondisikita seperti ini, minta perlindunganlah pada Allah. Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,إذا غضب الرجل فقال : أعوذ بالله سكن غضبه“Jika seseorang marah, lalu dia mengatakan: a’udzu billah (akuberlindung pada Allah), maka akan redamlah marahnya.” (As Silsilah AshShohihah no. 1376. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits inishohih)Pintu ketiga:Yaitu sangat suka menghias-hiasi tempat tinggal, pakaian dan segalaperabot yang ada. Orang seperti ini sungguh akan sangat merugi karenaumurnya hanya dihabiskan untuk tujuan ini.Pintu keempat:Yaitu kenyang karena telah menyantap banyak makanan. Keadaan sepertiini akan menguatkan syahwat dan melemahkan untuk melakukan ketaatanpada Allah. Kerugian lainnya akan dia dapatkan di akhirat sebagaimanadalam hadits:فَإِنَّ أَكْثَرَهُمْ شِبَعًا فِى الدُّنْيَا أَطْوَلُهُمْ جُوعًا يَوْمَالْقِيَامَةِ“Sesungguhnya orang yang lebih sering kenyang di dunia, dialah yangakan sering lapar di hari kiamat nanti.” (HR. Tirmidzi. Dalam AsSilsilah Ash Shohihah, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits inishohih)Pintu kelima:Yaitu tamak pada orang lain. Jika seseorang memiliki sifat sepertiini, maka dia akan berlebih-lebihan memuji orang tersebut padahalorang itu tidak memiliki sifat seperti yang ada pada pujiannya.Akhirnya, dia akan mencari muka di hadapannya, tidak mau memerintahkanorang yang disanjung tadi pada kebajikan dan tidak mau melarangnyadari kemungkaran.Pinta keenam:Yaitu sifat selalu tergesa-gesa dan tidak mau bersabar untukperlahan-lahan. Padahal terdapat sebuah hadits dari Anas, di manaRasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,التَّأَنيِّ مِنَ اللهِ وَ العُجْلَةُ مِنَ الشَّيْطَانِ“Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifatingin tergesa-gesa itu berasal dari setan.” (Hadits ini diriwayatkanoleh Abu Ya’la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. SyaikhAl Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits inihasan)Pintu ketujuh:Yaitu cinta harta. Sifat seperti ini akan membuat berusaha mencariharta bagaimana pun caranya. Sifat ini akan membuat seseorang menjadibakhil (kikir), takut miskin dan tidak mau melakukan kewajiban yangberkaitan dengan harta.Pintu kedelapan:Yaitu mengajak orang awam supaya ta’ashub (fanatik) pada madzhab ataugolongan tertentu, tidak mau beramal selain dari yang diajarkan dalammadzhab atau golongannya.Pintu kesembilan:Yaitu mengajak orang awam untuk memikirkan hakekat (kaifiyah) dzat dansifat Allah yang sulit digapai oleh akal mereka sehingga membuatmereka menjadi ragu dalam masalah paling urgen dalam agama ini yaitumasalah aqidah.Pintu kesepuluh:Yaitu selalu berburuk sangka terhadap muslim lainnya. Jika seseorangselalu berburuk sangka (bersu’uzhon) pada muslim lainnya, pasti diaakan selalu merendahkannya dan selalu merasa lebih baik darinya.Seharusnya seorang mukmin selalu mencari udzur dari saudaranya.Berbeda dengan orang munafik yang selalu mencari-cari ‘aib orang lain.Semoga kita dapat mengetahui pintu-pintu ini dan semoga kita diberitaufik oleh Allah untuk menjauhinya.Rujukan: Mukhtashor Minhajul Qoshidin, Ibnu Qudamah Al MaqdisiyPangukan, Sleman, 18 Muharram 1430 HYang selalu mengharapkan ampunan dan rahmat RabbnyaMuhammad Abduh Tuasikal, ST--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "aga-madjid" GoogleGroups.Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email keaga-madjid@googlegroups.comUntuk bergabung dengan grup ini, kirim email keaga-madjid-subscribe@googlegroups.comUntuk keluar dari grup ini, kirim email keaga-madjid-unsubscribe@googlegroups.com-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
Download Ebook membuat website
Label:
Allah,
ebook gratis,
free software,
islam,
kisah nyata,
muhammad saw,
setan,
software gratis
Senin, 02 Maret 2009
Seorang Ibu Melahirkan Setelah Meninggal 2 Hari
Aya Jayne
Kejadian luar biasa menggegerkan dunia kedokteran. Seorang ibu yang
dipastikan telah meninggal dunia ternyata masih bisa melahirkan bayi
mungil dengan sempurna. Berita ini mendadak tersiar kemana-mana dan
menjadi bahan perbincangan dii dunia medis.
Adalah Mahmoud Soliman, 29. Ia tak pernah membayangkan bisa menghadapi
kesedihan dan kebahagiaan menjadi satu. Istri yang dicintainya, Jayne
Soliman, 41, pergi untuk selama-lamanya. Dan sebagai gantinya, ia
mendapatkan seorang bayi perempuan cantik yang dilahirkan dari rahim
istrinya.
Yang mengharukan, Aya Jayne, demikian nama bayi tersebut, dilahirkan
dua hari setelah Jayne dinyatakan meninggal akibat otaknya tidak bisa
berfungsi lagi. Berkat bantuan medis Aya bisa dilahirkan dengan
selamat.
Sebenarnya kehamilan Jayne tidak bermasalah. Namun diusia kehamilannya
yang mencapai 25 minggu, tiba-tiba ia pingsan, setelah mengeluh sakit
kepala.
Segera saja Mahmoud melarikannya ke Rumah Sakit John Radcliffe
Hospital di Oxford. Namun beberapa jam kemudian, tim dokter menyatakan
otak mantan atlet ski es nasional Inggris ini sudah mati.
Tim dokter mencoba membantu jantung Jayne agar tetap berdenyut dengan
beragam peralatan. Upaya ini dilakukan agar bayi yang berada di perut
Jayne bias tertolong. Jayne diberi dua dosis besar steroid sehingga
jantung bayinya bisa berkembang. Dan akhirnya, Aya Jayne pun bisa
lahir dengan selamat melalui operasi cesar.
Usai diangkat dari rahim Jayne, Aya sempat diletakkan di pundak ibunya
untuk memberi sedikit waktu bagi keduanya untuk bertemu.
Setelah itu Aya langsung dilarikan ke unit perawatan intensif.
Sedangkan Mahmoud diberi kesempatan untuk mengucapkan selamat jalan
untuk pada istrinya, sebelum akhirnya dokter mematikan peralatan
penunjang hidupnya.
"Dokter mengatakan tak ada yang bisa mereka lakukan untuk Jayne. Namun
mereka membutuhkannya untuk tetap kuat bagi anak kami yang belum
dilahirkan," kenang Mahmoud.
"Dia sangat mungil, ia pejuang kecil seperti ibunya," tutur Mahmoud
yang tak henti-hentinya menitikkan air matanya saat menggendong
putrinya.
Kata Aya berasal dari bahasa Arab yang berarti keajaiban. Itu
merupakan nama yang dipilih Jayne saat masih hidup.
"Saat Aya dewasa, akan saya katakan betapa ibunya mencintainya. Akan
saya ceritakan semuanya. Ini merupakan keinginan Jayne untuk memiliki
bayi dan menjadi ibu yang baik," ujar Mahmoud.
Jayne merupakan juara ice skating Inggris tahun 1989 dan menduduki
peringkat tujuh di dunia.
Mahmoud Soliman dan Jayne Soliman
Ia pernah mengikuti beragam kompetisi internasional sebelum akhirnya
menjadi atlet ski profesional. Beberapa tahun terakhir ia menjadi
pelatih tamu di Dubai, dan disinilah ia bertemu dengan Mahmoud yang
bekerja sebagai IT.
Dua tahun silam ia kembali ke Inggris dengan kehidupan barunya dan
menempati rumah di Bracknell, Berks. Jayne yang memiliki nama asli
Jayne Campbell ini kemudian bekerja di Bracknell Ice Skating Club.
sorry kalo re-post...
Phenomena alam,……. the Jindo Moses Miracle
Suatu kejadian alam yang sama sekali tidak ada
kaitannya dengan kisah Mozes (Musa), the Ten Commandments dalam buku
Exodus-Holy Bible. Hanya,….. kira-kira mirip.
Ini adalah penomena alam yang paling
mengagumkam di Korea Selatan yang dinamai "Moses Miracle", dua kali
setahun terjadi air surut, terbuka suatu alur daratan sepanjang 2.8
kilometer dan lebar 40 meter yang menghubungkan pulau Jindo dan Modo
selama beber apa jam.
Suatu festival diadakan untuk mengingatkan
kejadian alam dan dihadiri orang-orang dari segala penjuru dunia ini.
Bagaimanapun kejadian alam ini belum begitu diketahui sampai tahun
1975, ketika Mr. Pierre Randi duta besar Perancis untuk negara Korea
berkunjung kemari dan mempublikasikannya di surat kabar Perancis.
Legenda di Korea yang menjadi latar belakang
fenomena alam ini adalah : Disuatu ketika, desa Jindo telah diserang
oleh harimau dan semua penduduk desa melarikan diri berlindung di
pulau Modo. Terkecuali seorang perempuan tua yang tidak berdaya
ditinggalkan, didalam keputusasaan ini dia berdoa kepada Dewa Laut,
bermohon agar d apa t berkumpul kembali dengan keluarganya. Dewa
mengabulkan doanya dengan membuka jalan dipermukaan laut dan membantu
sinenek lolos dari pemangsa haus darah tadi.
Download ebook membuat website gratis disini dan ebook-ebook lainnya
Sources:
http://www.korea.net/News/news/NewsView.asp?serial_no=20080319019
http://www.asiarooms..com/travel-guide/south-korea/south-korea-tourist-attractions/islands-in-south-korea/moses-miracle-of-jindo-in-south-korea.html
Kejadian luar biasa menggegerkan dunia kedokteran. Seorang ibu yang
dipastikan telah meninggal dunia ternyata masih bisa melahirkan bayi
mungil dengan sempurna. Berita ini mendadak tersiar kemana-mana dan
menjadi bahan perbincangan dii dunia medis.
Adalah Mahmoud Soliman, 29. Ia tak pernah membayangkan bisa menghadapi
kesedihan dan kebahagiaan menjadi satu. Istri yang dicintainya, Jayne
Soliman, 41, pergi untuk selama-lamanya. Dan sebagai gantinya, ia
mendapatkan seorang bayi perempuan cantik yang dilahirkan dari rahim
istrinya.
Yang mengharukan, Aya Jayne, demikian nama bayi tersebut, dilahirkan
dua hari setelah Jayne dinyatakan meninggal akibat otaknya tidak bisa
berfungsi lagi. Berkat bantuan medis Aya bisa dilahirkan dengan
selamat.
Sebenarnya kehamilan Jayne tidak bermasalah. Namun diusia kehamilannya
yang mencapai 25 minggu, tiba-tiba ia pingsan, setelah mengeluh sakit
kepala.
Segera saja Mahmoud melarikannya ke Rumah Sakit John Radcliffe
Hospital di Oxford. Namun beberapa jam kemudian, tim dokter menyatakan
otak mantan atlet ski es nasional Inggris ini sudah mati.
Tim dokter mencoba membantu jantung Jayne agar tetap berdenyut dengan
beragam peralatan. Upaya ini dilakukan agar bayi yang berada di perut
Jayne bias tertolong. Jayne diberi dua dosis besar steroid sehingga
jantung bayinya bisa berkembang. Dan akhirnya, Aya Jayne pun bisa
lahir dengan selamat melalui operasi cesar.
Usai diangkat dari rahim Jayne, Aya sempat diletakkan di pundak ibunya
untuk memberi sedikit waktu bagi keduanya untuk bertemu.
Setelah itu Aya langsung dilarikan ke unit perawatan intensif.
Sedangkan Mahmoud diberi kesempatan untuk mengucapkan selamat jalan
untuk pada istrinya, sebelum akhirnya dokter mematikan peralatan
penunjang hidupnya.
"Dokter mengatakan tak ada yang bisa mereka lakukan untuk Jayne. Namun
mereka membutuhkannya untuk tetap kuat bagi anak kami yang belum
dilahirkan," kenang Mahmoud.
"Dia sangat mungil, ia pejuang kecil seperti ibunya," tutur Mahmoud
yang tak henti-hentinya menitikkan air matanya saat menggendong
putrinya.
Kata Aya berasal dari bahasa Arab yang berarti keajaiban. Itu
merupakan nama yang dipilih Jayne saat masih hidup.
"Saat Aya dewasa, akan saya katakan betapa ibunya mencintainya. Akan
saya ceritakan semuanya. Ini merupakan keinginan Jayne untuk memiliki
bayi dan menjadi ibu yang baik," ujar Mahmoud.
Jayne merupakan juara ice skating Inggris tahun 1989 dan menduduki
peringkat tujuh di dunia.
Mahmoud Soliman dan Jayne Soliman
Ia pernah mengikuti beragam kompetisi internasional sebelum akhirnya
menjadi atlet ski profesional. Beberapa tahun terakhir ia menjadi
pelatih tamu di Dubai, dan disinilah ia bertemu dengan Mahmoud yang
bekerja sebagai IT.
Dua tahun silam ia kembali ke Inggris dengan kehidupan barunya dan
menempati rumah di Bracknell, Berks. Jayne yang memiliki nama asli
Jayne Campbell ini kemudian bekerja di Bracknell Ice Skating Club.
sorry kalo re-post...
Phenomena alam,……. the Jindo Moses Miracle
Suatu kejadian alam yang sama sekali tidak ada
kaitannya dengan kisah Mozes (Musa), the Ten Commandments dalam buku
Exodus-Holy Bible. Hanya,….. kira-kira mirip.
Ini adalah penomena alam yang paling
mengagumkam di Korea Selatan yang dinamai "Moses Miracle", dua kali
setahun terjadi air surut, terbuka suatu alur daratan sepanjang 2.8
kilometer dan lebar 40 meter yang menghubungkan pulau Jindo dan Modo
selama beber apa jam.
Suatu festival diadakan untuk mengingatkan
kejadian alam dan dihadiri orang-orang dari segala penjuru dunia ini.
Bagaimanapun kejadian alam ini belum begitu diketahui sampai tahun
1975, ketika Mr. Pierre Randi duta besar Perancis untuk negara Korea
berkunjung kemari dan mempublikasikannya di surat kabar Perancis.
Legenda di Korea yang menjadi latar belakang
fenomena alam ini adalah : Disuatu ketika, desa Jindo telah diserang
oleh harimau dan semua penduduk desa melarikan diri berlindung di
pulau Modo. Terkecuali seorang perempuan tua yang tidak berdaya
ditinggalkan, didalam keputusasaan ini dia berdoa kepada Dewa Laut,
bermohon agar d apa t berkumpul kembali dengan keluarganya. Dewa
mengabulkan doanya dengan membuka jalan dipermukaan laut dan membantu
sinenek lolos dari pemangsa haus darah tadi.
Download ebook membuat website gratis disini dan ebook-ebook lainnya
Sources:
http://www.korea.net/News/news/NewsView.asp?serial_no=20080319019
http://www.asiarooms..com/travel-guide/south-korea/south-korea-tourist-attractions/islands-in-south-korea/moses-miracle-of-jindo-in-south-korea.html
Label:
Allah,
dakwah islam,
islam,
kisah nyata,
m,
muhammad saw
Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika.
Ada seorang pemuda arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya
di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat
oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya.
Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di
Amerika , ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka
semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah
masuk Islam.
Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di
Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung
tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja.
Semula ia berkeberatan. Namun karena ia terus mendesak akhirnya pemuda
itupun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan
duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan
mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan
penghormatan lantas kembali duduk.
Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika melihat kepada para
hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia
keluar dari sini." Pemuda arab itu tidak bergeming dari tempatnya.
Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia
tetap tidak bergeming dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu
berkata, "Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin
keselamatannya." Barulah pemuda ini beranjak keluar.
Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pendeta, "Bagaimana anda tahu
bahwa saya seorang muslim." Pendeta itu menjawab, "Dari tanda yang
terdapat di wajahmu." Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun sang
pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan
mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda
tersebut dan sekaligus mengokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun
menerima tantangan debat tersebut.
Sang pendeta berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan
dan anda harus menjawabnya dengan tepat." Si pemuda tersenyum dan
berkata, "Silahkan!"
Sang pendeta-pun mulai bertanya,
1. Sebutkan satu yang tiada duanya,
2. dua yang tiada tiganya,
3. tiga yang tiada empatnya,
4. empat yang tiada limanya,
5. lima yang tiada enamnya,
6. enam yang tiada tujuhnya,
7. tujuh yang tiada delapannya,
8. delapan yang tiada sembilannya,
9. sembilan yang tiada sepuluhnya,
10. sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,
11. sebelas yang tiada dua belasnya,
12. dua belas yang tiada tiga belasnya,
13. tiga belas yang tiada empat belasnya.
14. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
15. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
16. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
17. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak
menyukainya?
18. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa
ayah dan ibu!
19. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab
dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api?
20. Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yg diadzab
dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu
21. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
22. Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting
mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan
dan dua di bawah sinaran matahari?" Mendengar pertanyaan tersebut
pemuda itu tersenyum dengan senyuman mengandung keyakinan kepada
Allah.
Setelah membaca basmalah ia berkata,
1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
2. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah
SWT berfirman: "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda
(kebesaran kami)." (Al-Isra': 12).
3. Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang
dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh
seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir
roboh.
4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil,
Zabur dan al Qur'an.
5. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.
6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ketika
Allah SWT menciptakan makhluk.
7. Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh
lapis. Allah SWT berfirman: "Yang telah menciptakan tujuh langit
berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang
Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).
8. Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat
pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman: "Dan malaikat-malaikat
berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang
malaikat menjunjung 'Arsy Rabb-mu di atas kepala) mereka." (Al-Haqah:
17).
9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang
diberikan kepada Nabi Musa : tongkat, tangan yang bercahaya, angin
topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang dan
10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan.
Allah SWT berfirman, "Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya
sepuluh kali lipat." (Al-An'am: 160).
11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah
saudara-saudaraYusuf
12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu'jizat Nabi
Musa yang terdapat dalam firman Allah: "Dan (ingatlah) ketika Musa
memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu
dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air."
(Al-Baqarah: 60).
13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah
saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh
adalah waktu Shubuh. Allah SWT berfirman: "Dan waktu subuh apabila
fajarnya mulai menyingsing." (At-Takwir: 18).
15. Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan
Nabi Yunus AS.
16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah
saudara-saudara Yusuf, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya,
"Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami
tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan
serigala." Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka,"
tak ada
cercaaan terhadap kalian." Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan
memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang."
17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai
adalah suara keledai. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek
suara adalah suara keledai." (Luqman: 19).
18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu
adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.
19. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang
diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api
adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman: "Wahai api dinginlah dan
selamatkan Ibrahim." (Al Anbiya')
20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih,
yang diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara
dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).
21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara
besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT:
"Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).
22. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting
mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan
dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah tahun,
ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang
lima waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua di siang hari.
Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawaban pemuda muslim
tersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia
mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu
pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta.
Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?"
Mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya
diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah. Ia berusaha
menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil.
Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab
pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.
Mereka berkata: Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan
semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun
anda tidak mampu menjawabnya!
Pendeta tersebut berkata, Sungguh aku mengetahui jawaban dari
pertanyaan tersebut, namun aku takut kalian marah.
"Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda".
Sang pendeta pun berkata, jawabannya ialah:
Asyhadu an La Ilaha Illallah wa Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah
Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk
agama Islam. Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga
mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang
bertakwa.
* Penulis tidak menyebutkan yang kesembilan (pent.)
** Kisah nyata ini di ambil dari Mausu'ah al-Qishash al-Waqi'ah
melalui internet, www.gesah.net
Kaum yang berpikir (termasuk para pendeta) sedianya telah mengetahui
bahwa Islam adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan
akan menjaga manusia dalam kesejahteraan baik di dunia dan di akherat.
Apa yang menyebabkan hati-hati para pendeta itu masih tertutup bahkan
cenderung mereka sendiri yang menutup rapat jiwanya.
Semoga Allah SWT memberikan Hidayah kepada mereka yang mau berpikir.. Amien
Jangan putuskan tulisan ini... please forward Sebarkan tulisan ini ke
saudara-saudara Kita, mudah-mudahan bermanfaat
"Sebarkanlah walau hanya 1 ayat"
by www.infobisnis-09.com dan download ebook membuat website gratis
di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat
oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya.
Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di
Amerika , ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka
semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah
masuk Islam.
Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di
Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung
tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja.
Semula ia berkeberatan. Namun karena ia terus mendesak akhirnya pemuda
itupun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan
duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan
mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan
penghormatan lantas kembali duduk.
Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika melihat kepada para
hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia
keluar dari sini." Pemuda arab itu tidak bergeming dari tempatnya.
Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia
tetap tidak bergeming dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu
berkata, "Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin
keselamatannya." Barulah pemuda ini beranjak keluar.
Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pendeta, "Bagaimana anda tahu
bahwa saya seorang muslim." Pendeta itu menjawab, "Dari tanda yang
terdapat di wajahmu." Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun sang
pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan
mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda
tersebut dan sekaligus mengokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun
menerima tantangan debat tersebut.
Sang pendeta berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan
dan anda harus menjawabnya dengan tepat." Si pemuda tersenyum dan
berkata, "Silahkan!"
Sang pendeta-pun mulai bertanya,
1. Sebutkan satu yang tiada duanya,
2. dua yang tiada tiganya,
3. tiga yang tiada empatnya,
4. empat yang tiada limanya,
5. lima yang tiada enamnya,
6. enam yang tiada tujuhnya,
7. tujuh yang tiada delapannya,
8. delapan yang tiada sembilannya,
9. sembilan yang tiada sepuluhnya,
10. sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,
11. sebelas yang tiada dua belasnya,
12. dua belas yang tiada tiga belasnya,
13. tiga belas yang tiada empat belasnya.
14. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
15. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
16. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
17. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak
menyukainya?
18. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa
ayah dan ibu!
19. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab
dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api?
20. Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yg diadzab
dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu
21. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
22. Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting
mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan
dan dua di bawah sinaran matahari?" Mendengar pertanyaan tersebut
pemuda itu tersenyum dengan senyuman mengandung keyakinan kepada
Allah.
Setelah membaca basmalah ia berkata,
1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
2. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah
SWT berfirman: "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda
(kebesaran kami)." (Al-Isra': 12).
3. Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang
dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh
seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir
roboh.
4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil,
Zabur dan al Qur'an.
5. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.
6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ketika
Allah SWT menciptakan makhluk.
7. Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh
lapis. Allah SWT berfirman: "Yang telah menciptakan tujuh langit
berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang
Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).
8. Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat
pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman: "Dan malaikat-malaikat
berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang
malaikat menjunjung 'Arsy Rabb-mu di atas kepala) mereka." (Al-Haqah:
17).
9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang
diberikan kepada Nabi Musa : tongkat, tangan yang bercahaya, angin
topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang dan
10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan.
Allah SWT berfirman, "Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya
sepuluh kali lipat." (Al-An'am: 160).
11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah
saudara-saudaraYusuf
12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu'jizat Nabi
Musa yang terdapat dalam firman Allah: "Dan (ingatlah) ketika Musa
memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu
dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air."
(Al-Baqarah: 60).
13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah
saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh
adalah waktu Shubuh. Allah SWT berfirman: "Dan waktu subuh apabila
fajarnya mulai menyingsing." (At-Takwir: 18).
15. Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan
Nabi Yunus AS.
16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah
saudara-saudara Yusuf, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya,
"Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami
tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan
serigala." Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka,"
tak ada
cercaaan terhadap kalian." Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan
memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang."
17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai
adalah suara keledai. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek
suara adalah suara keledai." (Luqman: 19).
18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu
adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.
19. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang
diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api
adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman: "Wahai api dinginlah dan
selamatkan Ibrahim." (Al Anbiya')
20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih,
yang diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara
dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).
21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara
besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT:
"Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).
22. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting
mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan
dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah tahun,
ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang
lima waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua di siang hari.
Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawaban pemuda muslim
tersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia
mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu
pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta.
Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?"
Mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya
diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah. Ia berusaha
menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil.
Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab
pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.
Mereka berkata: Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan
semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun
anda tidak mampu menjawabnya!
Pendeta tersebut berkata, Sungguh aku mengetahui jawaban dari
pertanyaan tersebut, namun aku takut kalian marah.
"Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda".
Sang pendeta pun berkata, jawabannya ialah:
Asyhadu an La Ilaha Illallah wa Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah
Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk
agama Islam. Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga
mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang
bertakwa.
* Penulis tidak menyebutkan yang kesembilan (pent.)
** Kisah nyata ini di ambil dari Mausu'ah al-Qishash al-Waqi'ah
melalui internet, www.gesah.net
Kaum yang berpikir (termasuk para pendeta) sedianya telah mengetahui
bahwa Islam adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan
akan menjaga manusia dalam kesejahteraan baik di dunia dan di akherat.
Apa yang menyebabkan hati-hati para pendeta itu masih tertutup bahkan
cenderung mereka sendiri yang menutup rapat jiwanya.
Semoga Allah SWT memberikan Hidayah kepada mereka yang mau berpikir.. Amien
Jangan putuskan tulisan ini... please forward Sebarkan tulisan ini ke
saudara-saudara Kita, mudah-mudahan bermanfaat
"Sebarkanlah walau hanya 1 ayat"
by www.infobisnis-09.com dan download ebook membuat website gratis
Label:
Allah,
arab,
dakwah islam,
islam,
kisah nyata,
muhammad saw,
muslim
Langganan:
Postingan (Atom)


